Selasa, 18 September 2018

Penyebab Keputihan Dan Cara Mengatasinya

Penyebab Keputihan Dan Cara Mengatasinya - Keputihan adalah cairan berwarna transparan atau putih yang keluar dari lubang vagina perempuan yang banyak mengandung sel epitel dan sedikit sel darah putih (leukosit). Keputihan ini terjadi secara normal bukan karena adanya proses infeksi. Keputihan dapat timbul akibat pengaruh hormon. Umumnya keputihan dialami perempuan saat menjelang atau sesudah haid, saat terangsang secara seksual, di masa kehamilan, saat kelelahan, stress, dan saat sedang mengkonsumsi obat-obat hormonal seperti pil KB. Baca juga: Bahaya darah tinggi pada ibu hamil dan cara mengatasinya

Ciri-Ciri Keputihan Yang Tidak Normal


1. Bau
Ciri pertama dari keputihan tidak normal adalah memiliki bau yang busuk. Bau yang busuk ini disebabkan oleh adanya kuman yang telah mampu menginfeksi bagian vagina wanita sehingga menyebabkan cairan vagina atau keputihan menjadi berbau busuk. Keputihan yang normal akan tidak memiliki bau sama sekali.

2. Menimbulkan Rasa Gatal
Ciri lainnya dari keputihan yang tidak normal adalah timbulnya rasa gatal di area vagina. Hal itu menandakan bahwa kuman dan bakteri sudah ada di area vagina dan menimbulkan masalah di area vagina tersebut.

3. Rasa Panas
Cairan vagina atau keputihan yang tidak normal akan memberikan efek berupa rasa panas di dalam vagina. Jika anda merasakan hal ini, berarti kuman dan bakteri itulah yang menyebabkan rasa panas di dalam vagina anda. Rasa panas juga menandakan terjadinya radang di vagina.

4. Nyeri Saat Kencing
Hal yang menjadi tanda ketika keputihan sudah dalam tahap serius adalah dia akan menimbulkan keluhan berupa nyeri ketika digunakan untuk berkemih. Hal itu sudah menandakan bahwa kuman dan bakteri sudah masuk ke bagian kandung ke kandung kemih.

Penyebab Keputihan 
  • Penggunaan antibiotik atau steroid, karena dapat membunuh bakteri baik dalam tubuh.
  • Penggunaan kosmetik untuk yang mengenai vagina seperti sabun wangi atau lotion untuk vagina
  • Bakterial vagionosis (BV). Kasus ini lebih sering terjadi pada perempuan yang sedang hamil atau perempuan yang memiliki banyak pasangan seksual karena mengalami infeksi bakteri.
  • Infeksi pada area vagina yang disebabkan oleh jamur dari salah satu spesies Candida, yaitu Candida albicans yang menyebabkan infeksi kandidiasis.
  • Infeksi panggul setelah operasi
  • Kanker serviks
  • Penyakit menular seksual, seperti: infeksi klamidia atau gonore.
Cara Mengatasi Keputihan

  • Menghindari penggunaan cairan pembersih vagina. Cairan ini dapat mengubah tingkat keasaman normal vagina sehingga meningkatkan risiko infeksi serta   menimbulkan peradangan.
  • Biasakan untuk mengeringkan bagian luar vagina dengan menggunakan tisu atau lap handuk bersih setelah buang air kecil atau besar
  • Menghindari penggunaan pantyliners beraroma atau secara terus menerus setiap hari, karena dapat menyebabkan iritasi.
  • Menghindari penggunaan pakaian atau celana yang ketat karena dapat menghalangi aliran udara, sebaiknya gunakan pakaian dari bahan katun
  • Membilas vagina dari arah depan ke belakang untuk menghindari masuknya kuman dari anus
  • Mengonsumsi bawang putih, karena diyakini memiliki kandungan anti jamur alami
  • Mengonsumsi susu atau yogurt karena mengandung bakteri acidophilus yang membantu menjaga bakteri tetap seimbang.





Baca juga artikel lainya:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cara Mengobati Asam Lambung Dengan Kunyit

Cara Mengobati Asam Lambung Dengan Kunyit artikelkesehatan08.blogspot.com - Permasalahan pada lambung rasanya sering dialami oleh ...